Kelurahan Muara Jawa Ilir Hadirkan Program DISKEMA, Warga Kini Bisa Nilai Pelayanan Secara Digital

img

(Pelayanan DISKEMA di Muara Jawa Ilir/pic:Ist Kelurahan Muara Jawa Ilir)

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Pemerintah Kelurahan Muara Jawa Ilir, Kecamatan Muara Jawa, menghadirkan inovasi baru dalam peningkatan mutu layanan publik melalui program DISKEMA (Digitalisasi Survei Kepuasan Masyarakat).

Program ini menjadi langkah maju dalam mewujudkan pelayanan yang transparan, cepat, dan berbasis teknologi.

Melalui program ini, masyarakat kini bisa memberikan penilaian terhadap pelayanan kelurahan secara digital. Warga cukup memindai kode QR atau mengakses tautan survei yang telah disediakan di kantor kelurahan tanpa harus mengisi formulir manual.

Lurah Muara Jawa Ilir, Rudiansyah, mengatakan bahwa DISKEMA merupakan bagian dari upaya pemerintah kelurahan untuk membangun sistem pelayanan publik yang lebih responsif dan efisien.

“Kami ingin memastikan setiap warga punya akses mudah untuk menyampaikan pendapatnya. Hasil survei ini menjadi bahan evaluasi kami untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan,” jelas Rudiansyah.

Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar hasil survei benar-benar menggambarkan kondisi lapangan. Terutama bagi warga yang baru saja menerima layanan administrasi seperti pembuatan surat, pengurusan izin, dan dokumen kependudukan.

“Kalau partisipasi tinggi, kami bisa melihat secara jelas bagian mana yang masih perlu ditingkatkan. Prinsipnya, pelayanan harus semakin mudah, cepat, dan memuaskan,” terangnya.

Menariknya, Kelurahan Muara Jawa Ilir juga memberikan doorprize bulanan bagi warga yang telah mengikuti survei.

Hadiah tersebut diundi secara rutin sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar masyarakat lebih aktif berpartisipasi.

Rudiansyah berharap, program DISKEMA dapat memperkuat keterlibatan warga sekaligus mempercepat transformasi digital di lingkungan pemerintahan tingkat kelurahan.

“DISKEMA bukan sekadar survei, tapi bagian dari komitmen kami menghadirkan pelayanan publik yang lebih terbuka dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tutupnya. (Adv/Tan)